Cerita ngentot bidan, kontolku basah karenanya

Ads

penisvimax

Cerita ngentot bidan, kontolku basah karenanya

cerita ngentot ibu bidan

bertemu lagi dengan ceritaesex kaliini kita akan bercerita sex tentang ibu bidan ya, yaitu cerita ngentot bidan silahkan nikmati dan baca dengan perlahan :D ingat jangan baca di tempat gelap dan jangan baca sambil tiduran :D itu gk baik buat kesehatan mata. cekidot!
singkat narasi pada th. pertama pernikahanku, istriku melahirkan seseorang bayi lelaki serta persalinannya dibantu bu bidan widi. seluruhnya jalan umum saja hingga saat ini jam 11 malem 2 jam sesudah sistem persalinan normal istriku saya diminta mengambil obat obatan buat anak serta istriku dirumah bu widi. tanpa ada banyak pikir akupun bergegas kerumah bu widi yang berjarak 50m. lampu ruangan tamu n tempat prakteknya masih tetap menyala, agak sangsi ragu lantaran takut mengganggu, lalu….
Ting toooongggg
Pintu tempat praktik bu widi tidak lama terbuka
“eh mas fahmi, masuk mas”sambut bu widi
“iya bu”balesku
“duduk dahulu mas, tidak ngracik obat dulu”sambung bu widi
“ya bu”aku hanya ber-iya iya aja
“enak ya mas telah mempunyai istri cantik saat ini telah ada dede juga, cowok lagi”bu widi mulai buka percakapan sembari ngracik obat
“alhamdulillah bu, diberi amanah sama sang kholiq”jawabku
“aku juga pengin banget sebenernya”katanya
“ya tinggal katakan saja sama mas yanto donk bu”lanjutku
“emang mas yanto kemana bu koq tidak keliatan”aku cobalah ubah tema obrolan
“tadi sih telpon tuturnya mo ngecek barang yang baru datang, jadi pulangnya telat”jawab bu widi
“lo bukannya mas juga ngeceknya sama kaya mas yanto? ”sambungnya
“iya sih tempo hari telah setuju mo bareng ke tokonya namun saya tadi pagi dah nyuruh toni buat ngecek coz saya akan ndampingi istri mo melahirkan”jawabku
“duh bertanggungjawab banget sepertinya mas fahmi ini”lanjutnya sembari tersenyum kepadaku
“hehe…gitu deh bu”
Tidak lama obat juga usai diracik
“ini mas obatnya, ketentuan pakainya ada di bungkusnya ya mas”kata bu widi
“iya bu terima kasih, permisi sekalian bu”kataku
“iya mas………mas yanto sepertinya tidak dapat ngasih anak deh”deg jatungku terasanya berhenti
Mengapa bu widi katakan demikian ya? pikirku
“ah janganlah katakan gitu bu, belum diamanahi mungkin”
“emang iya koq mas, ya nasibku mungkin saja, misal saja mas yanto kaya mas fahmi pasti enak deh”senyumnya genit
“ya usaha n tawakal saja bu…. eh enak apa tujuannya neh bu”tanyaku
“ya enak…enak jadi istrinya pasti dikelonin terus”
“sama istri sendiri itu kan tidak apa apa toh bu”
“iya sih namun saya jadi ngiri deh”sahut bu widi
Sesaat saya mikir nakal
“ngiri minta dikelonin juga? ”candaku 1/2 mancing
“boleh jika mas fahmi ada waktu”jawabnya seraya tersenyum
“ah telah ah jadi ngelantur, saya permisi bu telah malem”
“ok mas, ati ati”jawabnya
akupun selekasnya beranjak takut ada setan lewat…. hehe
Sesudah peristiwa ini tak tahu mengapa bu widi senantiasa datang kerumah dengan beragam macem alesan medis serta bahkan juga kerap ngasih suatu hal ke anakku yang masih tetap bayi serta sepanjang ini sikapnya ke saya terbilang umum saja hingga saat itu hari senin jam 09. 00 pagi hari, saya yang kebetulan malamnya habis teliti dropan barang berniat tidak ke toko lantaran kebetulan babysitterku lagi ada hajatan dirumahnya serta anakku telah berumur 4bulan, jadi telah agak gampang dimomong
“lagi apa mas”sms masuk dihapeku
“ini siapa ya? ”balesku
“widi mas…gimana berita? ”
“eh bu widi…baik bu, itu lagi momong anak”balesku
“loh ibunya kemana? ”balesnya
“kerja bu, telah aktif lagi. eh tau nomorku dari tempat mana? ”
“dari hape mas yanto”
Saya tak membales sms terakhirnya lantaran mesti nimang anak di ayunan coz telah terlelap.
Telah 4bulan lamanya mulai sejak percakapan pada malam itu
“saya ingin ngecek kesehatan nabil mas, bisa? ”smsnya lagi
“boleh, bukannya tempo hari telah ya bu? ”
“ada yang kelupaan mas”
kemudian
tok tok took
Assalamu’alaikum…..
Wa’alaikum salam…..
Saya bergegas ke arah pintu serta membukanya
“eh bu widi, mari masuk”kataku
Tidak lama anakku juga di perikasanya
“susunya pakai ASI apa formula mas? ”tanyanya
“sekarang formula bu,
ASI hanya bertahan 2 bln. habis ini tidak ingin lagi”jawabku
“gak ingin apa tidak bisa sama bapaknya? ”candanya
“hehe dapat saja bu widi itu memang anakknya tidak ingin bu mungkin saja ASInya tidak lancar”
“owh…gitu ya”
“gimana yang tuturnya ingin ngelonin aku”ucap bu widi tiba tiba
“eh eeeeehh…mmmmmm saat itu hanya becanda bu, daripada bingung ingin bercakap apa”sahutku sembari cengar cengir
“loh walau sebenarnya saya ngarepnya beneran loh”kali itu tatapannya serius
Saya juga terdiam bingung ingin mgomong apa
“tapi mana mungkin saja juga mas fahmi itu ingin sama saya yang telah tua”
“kalo diberi sih ya ingin mau saja toh bu”aku menimpalinya serta pikirku selisih umurku cuma 6tahun dibawahnya.
Bu widi melihat ke saya yang tengah duduk di sofa kasur diruang keluarga, lalu menempatkan anakku yang tadi digendongnya di ayunan, dia menghampiriku lantas mendekatkan berwajah ke wajahku, dia melumat bibirku serta memainkan lidahnya dirongga mulutku, Saya tersentak kaget serta tidak berapakah lama akupun balas pagutannya dengan gigitan kecil mesra, bu widi melepas ciumannya serta berkata
“aku pengin ngrasain spermamu mas”
Saya teruskan mencium bibirnya serta demikian lama kami berciuman, tangankupun mulai aktip bergerilya di seputar dadanya serta memainkan gundukan gunung kembarnya yang masih tetap tertutup blazer n dalemannya…
Wah gede banget, pikirku. kuhentikan ciumanku ku buka blazer n kusingkap tanktopnya, nyatanya tidak pakai BH, segera ku remes gunung kembar ini serta kupilin puting susunya sesaat bibirku serta bibir bu widi masih tetap sama-sama berpagutan
“aaaaahhhhh…massssssshhh” Bu widi mendesah waktu saya mulai menjilati serta mengenyot susunya yang kiri tengah susu kanannya kuremas serta kupilin puting pinknya. bu widipun tidak tinggal diam, tangannya menggrayangi celana pendekku, menyeka ngusap kontolku yang telah berontak tegang di celana pendekku yang tidak berCD, sembari mendesah coz teteknya ku mainin, bu widi menyusupkan tangannya kedalam celana pendekku yang berkolor mencari pusaka tersembunyi. bu widi mendorong ku supaya tiduran sesaat mulut serta tanganku masih tetap asyik maenan susu gede bu widi.
Bu widi memutar tubuhnya sampai posisinya diatasku serta susunya dilewatkan menggelantung dikenyot saya. bu widi memlorotin kolorku serta terpampanglah pusakaku, saya cuma menggunakan singlet saja sesudahnya. Bu widi mencabut susunya dari seponganku serta merangkak menuju kontolku, mengelusnya serta mengocoknya sebentar lantas dikulumnya kontolku sampai membuatku merinding, sesaat saya juga mengungkap roknya serta terkaget bu widi tidak pakai CD, Segera saja ku jilat memek nya yang telah basah, ku jilat memeknya serta ku gigit enteng itilnya tetapi jeritannya tidak terdengar keras coz mulutnya dipenuhi batang kontolku serta kami juga ber69 cukup lama sampai “aaaaaaaaahhhhhhhhh
sssssshhhhhh.. massssssshhh”
Kontolku basah oleh cairan memek ibu bidan memeknya diutamakan ke wajahku sembari tubuhnya bergetar hebat serta keluarlah cairan khas wanita orgasme. bu widi bangkit menanggalkan baju serta roknya yang masih tetap melekat dibadannya tengah saya masih tetap terlentang di sofa dengan kontol yang berdiri tegak, bu widi menaikiku serta posisi kami behadapan, dipegangnya kontolku diarahkan ke memeknya serta bleeeessssss…ambles seluruhnya kontolku ke memeknya yang basah, didiamkanya sebentar serta bu widipun mulai menggoyangkan pantatnya maju mundur perlahan-lahan tempat memompa kontolku di dalam memeknya serta lama kelamaan goyangan maju mundurnya mulai dipercepat serta makin cepat serta akupun menyeimbanginya turut bergoyang ikuti irama goyangan pantat bu widi, ke-2 tangannya mengamit tanganku serta meremaskan di teteknya, bu widipun mengeluh menengadahkan kepalanya serta mencengkeram kuat tanganku yang tengah meremas ke-2 teteknya
“uuuuuuuuhhhhhhgggggg masssshhh………”
bu widi ambruk didadaku, dia tersenyum serta, mencium lembut bibir sesaat saya menggoyang goyangkan kontolku yang masih tetap tenggelam di memeknya yang telah orgasme 2 x, bu widi bangkit lagi jongkok diatasku dengan memeknya masih tetap tertusuk kontolku yang masih tetap tegar, dia naik turun diatasku sembari merem melek nikmati surga dunia, sesaat teteknya juga turut naik turun disebabkan gerak naik turun memompa kontolku, kesempatan ini saya diam saja nikmati panorama ini. Sekali kali dimentokin kontolku sampai menyentuh rahimnya sembari dia goyangin pantatnya ke kanan kekiri serta tidak lama
“ouuuuchhhh masssssshhh…”
Kontolku basah oleh cairan memeknya yang orgasme yang ketiga kalinya. Bu widi ambruk di dadaku lagi dengan kontolku masih tetap menancap tegang di memeknya
“mas mari digoyang lagi”

cerita ngentot bidan | Saya tidak menyahutnya coz Saya segera menaik turunkan pantatku, kontolkupun naik turun di memeknya, tiba tiba bu widi bangkit serta nungging sembari berpegangan sandaran sofa kasur, Akupun memahami segera mengarahkan kontolku ke memeknya dari belakang, saya genjot kencang tidak hiraukan erangan serta racauan bu widi, ku remas kupukul jam pantatnya
Serta tidak lama…
“bu.. saya ingin keluaaaaaaarhhhhhhh”
“didalam ajaaaahhhh…akk…uuuhhh jugaaaaaah ingin keluaaaar ohhhhhh”
Crot crot croooooooooottttt
spermaku muncrat di dalam memek bu widi, Kontolku ku biarlah dimemeknya, ku peluk bu widi dari belakang, kucium tengkuknya sembari kuremas gemas ke-2 teteknya
“emang tidak apa apa bu? ”
“gak apa apa mas, tenang saja, saya numpang ke kamar mandi dahulu ya mas”
Ku cabut kontolku, kupandangi goyangan pantatnya waktu telanjang menuju kamar mandi buat bersih bersih, tidak lama bu widi kembali dari bersih bersihnya, kupandangi teteknya yang menggelayut besar didadanya serta kubiarkan Bu widi merapihkan penampilannya lagi, sesaat saya hanya pakai tisu basah anakku untuk bersihin kontolku serta kupakai lagi kolorku
“makasih ya mas, saya pulang dahulu ya”
Bilangnya sembari mengecup
Bibirku serta lantas berlalu dari hadapanku.
Nyaris satu minggu tak ada berita, pada hari minggu istriku ditelpon bu widi tuturnya hari itu jadwalnya imunisasi step 5. istriku tidak seperti umum, hari ini mengajakku untuk mengimunisasi anakku dirumah bu widi serta saya juga menggendong anakku, sesudah diimunisasi cocok ingin pulang istriku kebelet pipis serta memohon ijin buat pipis di wc tempat praktik bu widi. Peluang ini bu widi katakan ke saya jika dia telah telat mens, saya kaget namun bu widi jadi tersenyum senang.
sesampainya dirumah saya berupaya menyingkirkan pikiran bu widi yang telat mens sesudah terkait denganku, nyaris tidak dapat menyingkirkan pikiran misal istriku tak mengajak bersetubuh.
hari ini hari senin jam 4 sore saya pulang ke tempat tinggal serta seperti umum saya melalui jalan pintas beraspal yang melintas memutari tempat tinggal bu widi dari belakang hingga kedepan halaman tempat tinggalnya coz tempat tinggal bu widi terdapat di sudut jalan komplek tempatku tinggal. ku saksikan bu widi tengah buang sampah dibelakang tempat tinggal serta melihatku melintas, di panggilnya aku
“udah pulang mas??? koq pakai motor??? ”sapanya
“iya bu, lagi pengin motor saja agar irit”jawabku sembari tersenyum.
“mampir sini mas, mas yanto lembur lagi teliti dropan barang”
“ga enak bu takut dipandang orang kelak dapat celaka”
“masukin saja motornya melalui dapurku mas, ayolah mas, ingin ya???? ”pintanya sembari tersenyum genit
“oke deh bu”sahutku selekasnya memasukkan motorku melalui dapur bu widi yang tembus ke garasi mobilnya. bu widi membikinkan es sirup kesukaanku serta saat menyuguhkan es sirup, teteknya terpampang terang di wajahku coz dia menggunakan kaos berkerah rendah, segera ku tarik tangannya sampai bu widi tersungkur ke arahku, kucium bibirnya dengan ganas, kukulum lidahnya serta kumainkan lidahku di rongga mulutnya, bu widi membalas pagutanku. demikian lama kami berciuman, bu widi melepas ciumannya
“diminum dahulu mas kan cape n haus”
akupun meminum es sirup serta kulihat bu widi buka kaosnya serta tampak terang teteknya yang gede tanpa ada tersanggah BH, es sirup rasa susu cap nona neh batinku. kuletakkan gelas es sirup yang sudah habis ku minum segera ku soso tetek gede yang ngganggur di hadapanku, ku kenyot kencang hingga bu widi melenguh, kuremas serta kupilin putingnya yang telah mengeras disamping itu bu widi juga repot melepas leggingnya dan…shiiiiiiit, dia tidak pakai cd…anjriiiiit. ku hentikan kenyotanku, kududukkan bu widi serta reflek kakinya segera mengkangkang, kujilat memek n itilnya, tersebak bau khas organ memeknya, kumasukkan lidahku ke memeknya sembari tanganku meremas ke-2 teteknya tanpa ada sadar bu widi mendesah nikmati lubang memeknya ku jilati, bu widi menghimpit kepalaku ke memeknya sampai membuatku sulit bernafas namun kutahan coz saya selalu menjilati memeknya serta kuremas dan kupilin puting teteknya supaya bu widi makin dekat dengan kesenangan orgasmenya
“aaaaaaaaaccchhhhhhhh…”
badannya menggelinjang kuat saat cairan wanitanya keluar membasahi memeknya, saya selekasnya bangkit serta melepas celana jeansku beserta cd serta jaket yang kupakai, kubiarkan kaos terus melekat ditubuhku, ku tujukan kontolku ke memek bu widi yang masih tetap terlentang di sofa ruangan keluarganya, kesempatan ini dengan hati hati coz bu widi mungkin saja tengah memiliki kandungan janin hasil hubunganku dengannya. perlahan-lahan tetapi pasti kontolku masuk keliang memeknya, saya mulai memaju mundurkan pantatku serta lama lama mulai kupercepat serta terdengan bunyi keciprak gerakan kontolku yang menusuk nusuk memek yang telah sangatlah basah, terlihat bu widi juga turut menggerak gerakan pantatnya menyeimbangi gerakanku. ku remas ke-2 teteknya yang terombang ambing disebabkan gerakan pompa kontolku dimemeknya, tangan bu widi mencengkeram pantatku seraya membatuku memaju mundurkan kontolku. bu widi mengejang, pahanya mengapit pingganggku kencang, dia melenguh kencang serta kontolkupun merasa tersembur cairan hangat memek bu widi orgasme. bu widi lunglai namun saya meneruskan mengobel memeknya dengan kontolku, kupercepat gerakanku serta tidak lama kontolku akan keluarkan lahar panas, ditekannya pantatku dalam dalam serta kurasakan kontolku mentok dirahimnya serta crooot croooot crooottt.. spermaku meluncur deras didalam memeknya. masih tetap kubiarkan kontolku di dalam memek bu widi, kucium bibir bu widi, kubelai mesra rambutnya. disingkapnya kaosku, dicupangnya sisa cupangan istriku di dadaku.
“buat oleh oleh mas”candanya genit
saya tersenyum sembari mencubit puting teteknya, ku cabut kontolku, tiba tiba dipegangnya kontolku, dijilatnya serta dikulumnya kontolku sampai bersih, ngilu rasanya
“biar tidak usah ke kamar mandi mas”timpal bu widi
“gak jijik sih bu? ”tanyaku tersenyum
“enggaklah mas”jawabnya sembari makein cd ku, saat sebelum kontolku dimasukkan ke cd, diciumnya kontolku
“makasih ya sayaaang”ucapnya sembari menyeka lembut kontolku lantas dimasukkannya ke cd. kupake jeans n jaketku tengah bu widi ke kamar mandi lantas mengambil bh n cd, memakainya lantas kaos n legging baru digunakan. saya pamit pulang, mengambil motor serta keluar melalui garasi mobil.
hari hari setelah itu setiap suaminya tidak ada dirumah n setiap ada peluang senantiasa lakukan jalinan sex. hal semacam ini tanpa ada dicurigai suaminya lantaran bu widi juga senantiasa melayani suaminya walau tuturnya kurang senang, juga istriku lantaran saya senantiasa teratur tanpa ada kurangi rasa dalam jalinan sexku de ngan istri. tengah pembantu bu widi datang kerumah bu widi cuma buat masak pagi siang malam n bersih bersih pada pagi hari, selebihnya pulang kerumah yang masih juga dalam kompleks.

 

sekian cerita ngentot bidan ini dilanjut lagi dengan cerita lain di post selanjutnya sampai jumpa

lihat juga : cerita ngentot ibu sahabat


TOP